Tarekat Qadariah Wa Naqsyabandiyah Sebagai Basis Pembentukan Akhlak Studi Kasus di Pagutan Timur Kota Mataram

Authors

  • Ziyad Universitas Islam Negeri Mataram
  • Syarip Hidayatullah Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i1.952

Keywords:

Modernization; Qadiriyyah wa Naqshbandiyyah; Internalization; Moral Values

Abstract

: Modernisasi telah mendorong kemajuan material, namun juga memicu krisis moral dan spiritual akibat melemahnya internalisasi nilai-nilai transendental. Kondisi tersebut mendorong pentingnya mengkaji peran tarekat sebagai institusi pembinaan spiritual dalam membangun kembali akhlak masyarakat. Berangkat dari fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis eksistensi dan peran tarekat Qadiriah wa Naqsyabandiyah dalam internalisasi nilai-nilai akhlak di Pagutan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Adapun informan penelitian meliputi mursyid, khalifah, dan jamaah tarekat di wilayah Pagutan Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tarekat Qadiriah wa Naqsyabandiyah telah berkembang di Pagutan Timur sejak dekade 1960-an dan berfungsi sebagai lembaga pembinaan spiritual, media komunikasi, serta penguat kohesi sosial; (2) pembinaan spiritual dilaksanakan melalui ritual baiat, dzikir, suluk, khataman, dan manakib; dan (3) internalisasi nilai-nilai akhlak dilakukan melalui bimbingan personal dan kelompok dengan metode pendampingan, keteladanan, nasihat, motivasi, serta praktik ritual. Temuan ini menunjukkan bahwa tarekat berperan dalam merevitalisasi nilai-nilai transendental sebagai dasar pembentukan akhlak dan etika sosial, sejalan dengan gagasan Seyyed Hossein Nasr mengenai pentingnya spiritualitas agama dalam membangun kembali etika manusia dan lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abubakar Aceh. (1996). Pengantar Ilmu Tarekat; Kajian Historis Tentang Mistik. Penerbit Ramadhani.

Al Ghazali, A. H. M. (2021). Ihya’ ’Ulumiddin. Dar Al-Kotob Al-Ilmiyah.

Amrullah, H. A. M. K. A. (2017). Pendidikan Islam Kontemporer “Menyelamatkan Fitrah Manusia Melalui Pendekatan Integratif dan Berkarakter Berlandaskan Tauhid” (3rd ed.). UIN-Malang Press.

Ardianto, Rofiq, M. H., Ismawati, Nor Mubin, & Romadhan, Moh. S. (2025). Konsep Zikir dalam Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah dan Implikasinya terhadap Pembentukan Kepribadian Spiritual. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 62–75.

Aziz, A. A. (2002). Menapak Tilas Jejak Kaum Sufi. Ulumuna, No.1, VI, 15.

Baharudin & Nurlatifa. (2017). Peran Pendidikan Tarekat Qadiriah Wa Naqsyabandiyah: Studi Kasus di Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan Mataram (Pt. 2). Tatsqif, 15.

Bruinessen, M. V. (1999). Kitab Kuning: Sejarah, Pemikiran dan Konteks. Mizan.

Labib. (2000). Memahami Ajaran Tashowuf, Upaya Menciptakan Insan Bertakwa, Melalui Hakekat Hidup Yang Sebenarnya. Tiga Dua.

Lestari. (2018). Islam Tiga Pintu.

M. Jamil. (2004). Cakrawala Tasawuf: Sejarah, Pemikiran dan Kontekstualitas. Gaung Persada Press.

Madjid, N. (2000). Pesan-Pesan Takwa Nurcholish Madjid. Paramadina.

Mahjuddin. (2012). Akhlak Tasawuf II “Pencarian Ma’rifat Bagi Sufi Klasik dan Penemuan Kebahagiaan Batin Bagi Sufi Kontemporer” (2nd ed.). Kalam Mulia.

Matthew B. Miles & Huberman. (1984). Qualitatif Data Analysis. Sage Publication Ltd.

Moleong, L. J. (1994). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Quddus, A. (2007). Islam Multidimensi Mengungkap Trilogi Ajaran Islam. Pantheon Media Pressindo.

Rohmah, S. (2021). Akhlak Tasawuf. PT. Nasya Expanding Management.

Selamat, K., & Sanusi, I. (2013). Akhlak Tasawuf. Kalam Mulia.

Siregar, A. R. (2002). Tasawuf dari Sufisme Klasik ke Neo Sufisme. Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Suryabrata, S. (2008). Metodologi Penelitian. Raja Grafindo Persada.

Syukur, H. M. A. (2003). Tasawuf Kontekstual “Solusi Problem Manusia Modern.” Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2026-04-13

How to Cite

Ziyad, & Syarip Hidayatullah. (2026). Tarekat Qadariah Wa Naqsyabandiyah Sebagai Basis Pembentukan Akhlak Studi Kasus di Pagutan Timur Kota Mataram. Walada: Journal of Primary Education, 5(1), 1001–1013. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i1.952