Desain Inovatif Kurikulum PAI Integratif: Strategi Blended Learning untuk Penguatan Identitas Keislaman Moderat.
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i2.736Keywords:
Contextual Teaching and Learning, Tri Hita Karana, Elementary School, Literature ReviewAbstract
Penelitian ini mengembangkan kurikulum PAI integratif berbasis blended learning untuk penguatan identitas keislaman moderat di MAN kota Mataram menggunakan model Research and Development Borg & Gall. Desain kurikulum mengintegrasikan 5 pilar wasathiyyah Islam Nusantara melalui komposisi optimal 60% tatap muka dan 40% daring via Google Classroom. Sampel terdiri dari 50 siswa kelas X-XI dan 5 guru PAI. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman identitas moderat dari skor 62,4 (pre-test) menjadi 85,7 (post-test) dengan gain score 0,73 (kategori tinggi, p<0,01). Validitas konten tinggi (Aiken's V pakar PAI=0,87; IT=0,82) dan penerimaan stakeholder luar biasa (guru 92%, siswa 94%). Fitur inovatif seperti badge wasathiyyah digital, video 360° ziarah virtual ulama moderat, dan matrix integratif PAI terbukti efektif. Penurunan persepsi radikalisme mencapai 78%. Kurikulum digital wasathiyyah feasible, valid, dan scalable untuk 34.000 madrasah Indonesia, mendukung Kurikulum Merdeka dan RPJMN Kemenag 2023-2027. Saran: replikasi nasional
Downloads
References
Abdullah, H., & Rahmah, F. (2023). The relationship between self-awareness and learning outcomes in Islamic education.. Journal of Islamic Learning and Teaching,.
Afif, Y. U., & Ningrum, A. R. S. (2024). The PERAN STRATEGIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBENTUK GENERASI BERAKHLAK DAN BERWAWASAN KEISLAMAN DI ERA DIGITAL: Peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Pembentukan Akhlak. MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 308–324. https://doi.org/10.21154/maalim.v5i2.9916
Akh.Bayu Rifki, Man Arafah, Ismail Thoib, & Nurhilaliati. (2024). Rekonstruksi Evaluasi Pembelajaran Perspektif Islam Berbasis Afektif. Qolamuna : Jurnal Studi Islam, 10(01), 117–141. https://doi.org/10.55120/qolamuna.v10i01.1819
Alfarisi, M. F. R., Huda, A. N., & Asharsyira, A. (2024). From fatwa to social media: Unleashing global muslim solidarity through fatwa and digital activism movement. Islamic Communication Journal, 9(1), 111–132. https://doi.org/10.21580/icj.2024.9.1.20501
Alfarisi, S. (2020). Analisis Pengembangan Komponen Kurikulum Pendidikan Islam di Madrasah Diniyah. Rayah Al-Islam, 4(02), 347–367. https://doi.org/10.37274/rais.v4i02.346
Amin, F., & Rahmawati, L. (2021). Self-awareness and its role in enhancing learning interest among Islamic education students.. Journal of Islamic Educational Research, .
Andari, I. A. M. Y., & Wiguna, I. B. A. A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Menstimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini. Widya Sundaram : Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya, 1(1), 55–70. https://doi.org/10.53977/jws.v1i1.1019
Arief Rachman. (2025). Transformation of religious authority in the digital era: A post-normal times analysis by Ziauddin Sardar on the phenomenon of social media da’wah. Jurnal Ilmu Dakwah, 45(1). https://doi.org/10.2158/jid.45.1.25644.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Fuad, J. (2013). PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PESANTREN TASAWUF. Jurnal Pemikiran Keislaman, 23(1). https://doi.org/10.33367/tribakti.v23i1.13
Hajiannor, Ani Cahyadi, & Agus Setiawan. (2022). Limitasi Domain Kognisi dan Perilaku Dalam Pembentukan Karakter (Tinjauan Sufistik Pendidikan Islam). El-Buhut, 4.
Hosen, N. (2004). NAHDLATUL ULAMA AND COLLECTIVE IJTIHAD: Journal Of Asian Studies.
Islami, A., Imroatun, I., Nurlaeli, N., Sajid, D. I. B., Samael, P., & Arifin, Z. (2023). Manajemen Pembelajaran Ilmu Tajwid Melalui Nadhom Di Pesantren. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 3(1), 21–30. https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v3i1.2051
Mardiana, & Darmalaksana. (2020). Relevansi Syahid Ma’nawi dengan Peristiwa Pandemic Covid-19: Studi Matan Pendekatan Ma’anil Hadis. Jurnal Perspektif.
Moleong, J. L. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Muhammad, M., Mukminin, A., & Rahmad, R. (2018). Integrasi fiqh al-ibadah dalam rancangan kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah-sekolah menengah di Indonesia. . Jurnal Al-Ta lim.
Muttaqin, A. (2017). Implikasi Aliran Filsafat Pendidikan dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. DINAMIKA : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keislaman, 1(1), 67–92. https://doi.org/10.32764/dinamika.v1i1.105
Nurul Ain. (2025). Strategi Komunikasi Keluarga Dalam Mengurangi Screen Time Anak Usia Dini Di Desa Bartong Kabupaten Serdang Bedagai”. Jurnal Keskap: Jurnal Kesejahteraan Sosial, Komunikasi Dan Administrasi Publik.
Nurrohman, N. (2014). Pesantren Responses to Religious Tolerance, Pluralism and Democracy in Indonesia. International Journal of Nusantara Islam, 2(1), 69–82. https://doi.org/10.15575/ijni.v2i1.49
Sugiono. (2012). Metode Penelitian Kombinasi. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hasbullah, Hamdan, Mona Novita, Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

