IMPLEMENTASI METODE STORYTELLING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) PADA SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i1.526Keywords:
storytelling, Pendidikan Agama Islam, Sekolah Dasar, pembelajaran, implementasiAbstract
Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan sikap religius peserta didik sejak usia dini. Namun, pembelajaran PAI di Sekolah Dasar (SD) masih sering dilaksanakan secara konvensional sehingga kurang menarik dan berdampak pada rendahnya minat serta pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas metode storytelling dalam pembelajaran PAI pada siswa kelas IV SD Negeri 204 Baru Pangkalan Jambu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 1 orang guru PAI dan 32 siswa kelas IV SD Negeri 204 Baru Pangkalan Jambu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan angket terbuka. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode storytelling mampu meningkatkan minat belajar siswa, memperdalam pemahaman materi PAI, serta menumbuhkan sikap religius siswa. Siswa menjadi lebih antusias, aktif dalam diskusi, dan mampu mengaitkan nilai-nilai keislaman dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, metode storytelling dapat dijadikan strategi pembelajaran PAI yang efektif dan kontekstual di sekolah dasar.
Downloads
References
Abdurrahman, A. (2019). Pendidikan Agama Islam yang menarik. Jakarta: Penerbit Pendidikan.
Alterio, M., & McDrury, J. (2003). Learning through storytelling in higher education. Routledge.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Bruner, J. (1996). The culture of education. Harvard University Press.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140.
Egan, K. (1986). Teaching as storytelling. University of Chicago Press.
Halstead, J. M. (2007). Islamic values and moral education. Journal of Moral Education, 36(3), 283–296.
Haven, K., & Ducey, M. (2007). Crash course in storytelling. Libraries Unlimited.
Hidi, S., & Renninger, K. A. (2006). The four-phase model of interest development. Educational Psychologist, 41(2), 111–127.
Lickona, T. (2012). Educating for character. Bantam.
Mulyana, A. (2021). Tujuan dan Manfaat Pendidikan Agama Islam. Bandung: Al-Qalam.
Nicolopoulou, A. (2010). The role of storytelling in child development. Human Development, 53(1), 1–4.
Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. Viking Press.
Piaget, J. (1970). The Science of Education and the Psychology of the Child. New York: Orion Press.
Rahman, H. (2022). Metode Storytelling dalam Pembelajaran Agama. Yogyakarta: Andi.
Robin, B. (2008). Digital storytelling in education. Theory Into Practice, 47(3), 220–228.
Santosa, R. (2020). Kreativitas dalam Pembelajaran: Metode Storytelling. Surabaya: Bina Ilmu.
Schunk, D. H. (2012). Learning theories: An educational perspective. Pearson.
Shaikh, S. (2024). The use of storytelling as a teaching strategy in primary school literacy instruction. International Journal of Trend in Scientific Research and Development. Journal of Early Childhood Literacy. (2021). Evaluating storytelling activities for early literacy development.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society. Harvard University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Radi Hasian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

