PENDEKATAN PSIKOLOGIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DALAM MENGATASI DEKADENSI MORAL REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i1.497Keywords:
Pendidikan Agama Islam, PreventifAbstract
Dekadensi moral remaja merupakan isu yang semakin mengemuka dalam masyarakat modern, ditandai dengan peningkatan perilaku negatif seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan tindakan kriminal. Faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini adalah kurangnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai moral dan agama. Pendidikan Agama Islam, dengan pendekatan psikologis yang tepat, memiliki potensi besar sebagai alat preventif dalam mengatasi dekadensi moral di kalangan remaja Penelitian ini dilakukan di SMP 18 Negrikaton Pesawaran Lampung dengan tujuan untuk mengkaji peran pendidikan Agama Islam dalam mengatasi dekadensi moral remaja. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk dekadensi moral di sekolah tersebut masih bisa dikendalikan, seperti ketidakpatuhan pada nasehat guru, sikap kurang sopan, mencontek, membolos, tidak mengikuti sholat berjamaah, perkelahian, pacaran, dan kluyuran saat jam pelajaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya dekadensi moral antara lain latar belakang pendidikan yang kurang perhatian, kurangnya keyakinan beragama, kurangnya literatur pendidikan agama Islam, laboratorium yang kurang memadai, penggunaan media sosial yang tidak tepat, kurangnya kasih sayang orang tua, perceraian orang tua, masalah ekonomi, serta lingkungan rumah tangga, sekolah, dan masyarakat. Kontribusi pendidikan Agama Islam di SMP 18 Negrikaton Pesawaran Lampung sangat besar dalam upaya mengatasi dekadensi moral remaja. Kegiatan pembelajaran intra dan ekstra kurikuler, seperti pengajian, sholat berjamaah, peringatan hari besar Islam, pramuka, PMR, OSIS, olahraga, kerja sama dengan pondok pesantren, dan kegiatan positif lainnya, berhasil memberikan dampak positif terhadap perilaku remaja. Dengan demikian, pendidikan Agama Islam terbukti efektif dalam membekali remaja dengan nilai-nilai moral dan agama, sehingga dapat mencegah dan mengurangi dekadensi moral di kalangan remaja.
.
Downloads
References
Aminah, Siti. 2021. “Peranan Orangtua Dalam Mengantisipasi Kemerosotan Akhlak pada Anak Remaja.” Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam 19(1): 23–49. doi:10.47467/mk.v19i1.424.
Aryani, Esti, dan Triwanto Triwanto. 2021. “Penyuluhan Hukum tentang Kenakalan Remaja dan Penanganannya.” Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat 4(03): 248–53. doi:10.25134/empowerment.v4i03.4384.
Atika, Nur Tri, Husni Wakhuyudin, dan Khusnul Fajriyah. 2019. “PELAKSANAAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MEMBENTUK KARAKTER CINTA TANAH AIR.” Mimbar Ilmu 24(1): 105. doi:10.23887/mi.v24i1.17467.
Casika, Ajeng, Alen Lidia, dan Masduki Asbari. “Pendidikan Karakter dan Dekadensi Moral Kaum Milenial.” 01.
Chadidjah, Sitti, Agus Kusnayat, Uus Ruswandi, dan Bambang Syamsul Arifin. 2021. “IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI: Tinjauan Analisis Pada Pendidikan Dasar Menengah dan Tinggi.” Al-Hasanah : Islamic Religious Education Journal 6(1): 114–24. doi:10.51729/6120.
Diananda, Amita. 2019. “PSIKOLOGI REMAJA DAN PERMASALAHANNYA.” Journal ISTIGHNA 1(1): 116–33. doi:10.33853/istighna.v1i1.20.
Farida, Ullin Nuril dan Badrus. 2019. “Hubungan Tingkat Kecerdasan Spiritual Dan Kecerdasan Sosial Terhadap Self Efficacy Pada Siswa Kelas XI di MAN 4 Madiun.” Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman 9(01): 25–34. doi:10.33367/ji.v9i01.964.
Istante, Luluk. 2023. “DEKADENSI MORAL BAGI GENERASI MUDA.” 1(1).
Khoiroh, Atik. 2021. “Peran Kecerdasan Emosi terhadap Resiliensi Pekerja pada Masa Pandemi COVID-19.” 3.
Nurhayati, Nurhayati, dan Kemas Imron Rosadi. 2022. “DETERMINASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM: SISTEM PENDIDIKAN, PENGELOLAAN PENDIDIKAN, DAN TENAGA PENDIDIKAN (LITERATUR MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM).” JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL 3(1): 451–64. doi:10.38035/jmpis.v3i1.1047.
Prasetyaningrum, Galuh, Finda Nurmayanti, dan Fallya Azahra. 2022. “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETIKA SISTEM INFORMASI: MORAL, ISU SOSIAL DAN ETIKA MASYARAKAT (LITERATURE REVIEW SIM).” JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL 3(2): 520–29. doi:10.38035/jmpis.v3i2.1115.
Puspitasari, Sismonika. 2021. “Pentingnya Realisasi Bela Negara Terhadap Generasi Muda Sebagai Bentuk Cinta Tanah Air.” Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development 3(1): 72–79. doi:10.52483/ijsed.v3i1.43.
Rasid, Abdul. 2018. “IMPLIKASI LANDASAN-LANDASAN PENDIDIKAN THE IMPLICATION OF EDUCATIONAL FOUNDATIONS.” Al-fikrah 1.
Sahuri, Mohammad Sofiyan. 2022. “Strategi Guru PAI Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di SMP Al Baitul Amien Jember.” 5.
Shabbir, Dr Ghulam, Dr Saleem Nawaz, dan Dr Faisal Iqbal. 2022. “Dr. Fazlur Rahman’s Discourse On Islamic Intellectualism, Knowledge And Education.” 19(2).
Sriyanto, Agus, dan Siti Hartati. 2022. “PERKEMBANGAN DAN CIRI-CIRI PERKEMBANGAN PADA ANAK USIA DINI.” (1).
Suhartanto, Edi. 2018. “Pengaruh Konsep Diri, Motivasi, dan Kenakalan Remaja terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam… Oleh : Edi Suhartanti & Badrus.” 8.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ibnu Huda, M. Alawi Khoirul Umam, A. Marzuki, Ahnan Hasan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

