Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah Dan Kolaborasi Matematika Menggunakan Model RAKAT Pada Siswa SD

Authors

  • Aisyah Universitas Lambung Mangkurat
  • Amberansyah Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1127

Keywords:

Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Kolaborasi, Model RAKAT, Matematika

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Komet Banjarbaru dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar melalui penerapan Model RAKAT yang mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL), Realistic Mathematics Education (RME), dan Numbered Heads Together (NHT). Penelitian menggunakan pendekatan dengan data kualitatif dan kuantitatif dalam jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan pada 28 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai kategori sangat baik, aktivitas siswa mencapai kategori sangat aktif, serta keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor meningkat pada setiap pertemuan hingga ketuntasan belajar klasikal tercapai. Temuan ini menunjukkan bahwa Model RAKAT dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran matematika di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini adalah Model RAKAT dapat digunakan sebagai acuan bagi guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih aktif, kontekstual, dan kolaboratif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 siswa, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai pengembangan dan penerapan model pembelajaran terintegrasi pada konteks dan jenjang pendidikan yang berbeda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ain, N. Q., & Suriansyah, A. (2024). Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar menggunakan model pembelajaran Lentera pada pembelajaran IPS kelas V SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(2), 332–340. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jpdsk

Amberansyah, & Jannah, F. (2022). Penanaman nilai karakter pada siswa sekolah dasar melalui model Give the Instruction (Vol. 12).

Asfar, I. T., & Nur, S. (2018). Model pembelajaran problem posing & solving: Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah (H. Wijayanti, Ed.; 1st ed., Vol. 1). CV Jejak.

Asshadiqy, M. M., & Prastitasari, H. (2024). 651–661. JPDSK: Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(2), 651–661. https://doi.org/10.47233/jpdsk.v2i2.1462

Azizah, A., & Prastitasari, H. (2024). Meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model Prestasi. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(2), 504–512. https://doi.org/10.47233/jpdsk.v2i2

Badolo, U., & Malik, A. (2024). Pengaruh kemampuan higher order thinking skill terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2). http://journal.stkip-andi-matappa.ac.id/index.php/histogram/index

Felda Sunbanu, H., Widi Wardani, K., Kristen Satya Wacana, U., & Tengah, J. (2019). Peningkatan keterampilan kolaborasi siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 3(4). https://jbasic.org/index.php/basicedu

Hasanah, N., Suriansyah, A., & Purwanti, R. (2025). Meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa menggunakan model Panting dan permainan Open the Box pada muatan matematika kelas V SDN Kertak Hanyar 1-1. JTPP, 2(3). https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/article/view/1516

Khairussa'adah, & Amberansyah. (2025). Aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa muatan matematika menggunakan model Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, dan Talking Stick SDN Kuin Selatan 1 Banjarmasin. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, (3), 223.

Kurniyati, W., & Puspita Widya Rini, T. (2025). Meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas siswa melalui model PBL, RME, NHT dan media buku saku pada pembelajaran matematika kelas IV SDN Malutu HSS.

Laili, N., & Pradikto, S. (2025). Reformasi kurikulum pendidikan: Menyelaraskan kebutuhan akademik dan keterampilan hidup. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(1).

Mahanal, S., Zubaidah, S., Sumiati, I. D., Sari, T. M., & Ismirawati, N. (2019). RICOSRE: A learning model to develop critical thinking skills for students with different academic abilities. International Journal of Instruction, 12(2), 417–434. https://doi.org/10.29333/iji.2019.12227a

Noorhapizah, O., Pratiwi, D. A., & Ramadhanty, K. (2022). Meningkatkan keterampilan berpikir kritis menggunakan SMART model untuk siswa sekolah dasar. JCI: Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(2).

Nurjamaludin, M., Gunawan, D., Adireja, R. K., & Alani, N. (2021). Realistic Mathematics Education (RME) approach to increase student's problem solving skill in elementary school. Journal of Physics: Conference Series, 1987(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1987/1/012034

Rahmah, N., Fauzi, Z. A., & Fa'uni, A. M. (2024). Menggunakan model Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik di kelas VB. 2(1), 177–185.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif, dan konstruktif (3rd ed.). Alfabeta.

Downloads

Published

2026-08-06

How to Cite

Aisyah, & Amberansyah. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah Dan Kolaborasi Matematika Menggunakan Model RAKAT Pada Siswa SD. Walada: Journal of Primary Education, 5(3), 3946–3956. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1127