STRATEGI GURU DALAM MENGATASI SISWA SLOW LEARNER DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v1i1.1Keywords:
strategi, guru, dan siswa slow learnerAbstract
Pendidikan memiliki peran penting dalam generasi mendatang terlebih di lingkungan sekolah yang menjadi kunci ke dua dalam pendidikan setelah orang tua. Pendidikan merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia. Setiap warga negara termasuk siswa yang memiliki keterlambantan belajar (slow learner) berhak mendapatkan pendidikan layak sebagaimana mestinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek peneliti meliputi kepala sekolah, guru kelas II, III, dan IV, wali murid dan siswa slow learner. Dalam teknik pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Dan keabsahan data diuji dengan pengujian triagulasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 1) Adapun strategi yang digunakan oleh guru SDN 2 Sesela Gunungsari dalam mengatasi siswa slow learner didalam permasalah belajar mengajar diantaranya yaitu: a) Implementasi Pendekatan pembelajaran merupakan sebagai cara yang ditempuh oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran yang direncanakan agar siswa dapat memahami konsep yang sedang dipahami. b) Implementasi metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan oleh guru untuk mengimplementasikan strategi yang telah disusun dalam kegiatan pembelajaran agar tujuan yang telah disusun tersebut tercapai secara optimal. c) Didalam penerapan suatu strategi pemebelajaran diperlukannya langkah-langkah yang tepat agar nantinya adanya peningkatan aktivitas belajar pada siswa, dalam hal ini pembelajaran bagi siswa slow learner. d) Adanya dampak positif yang ditimbulkan bagi siswa slow learner. 2) kesulitan yang dihadapi guru dalam mengatasi proses pembelajaran bagi siswa slow learner. Siswa sulit diarahkan dalam menggunakan beberapa media pembelajaran siswa tidak memahami bagaimana penggunaan media tersebut walaupun telah dijelaskan berulangkali. 3) Kegiatan pembelajaran harus dirancang dengan memperhatikan kelemahan yang dimiliki siswa. Artinya cara yang dilakukan oleh guru hasur mampu mengtasi kelemahan siswa dan memanfaatkan kelebihan yang ada pada diri siswa tersebut. Misalnya penekanan pada kesederhanaan cara penyampaian sehingga mudah untuk dipahami bagi siswa slow learner. Siswa slow learner dengan siswa normal mendapatkan materi yang sama dengan metode yang sama selama proses pembelajaran berlangsung
Downloads
References
Admila Rosada, dkk, Menjadi Guru Kreatif Praktik-Praktik Pembelajaran di sekolah Inklusi. Yogyakarta: PT Kanisius.
Ahmad Djalaludin, dkk, “Belajar dan Pembelajaran 4 Pilar Peningkatan Kompetensi Pedagogis”, Sulawesi Selatan: CV Kaffah Learning Centter.
Amin ,Pembelajaran Berdiferensi: Alternatif Pendekatan Pembelajaran Bagi Anak Berbakat. Jurnal Edukasi (Vol. 1 Nomor 1, Hal. 57)
Alfian Nur Aziz, dkk, Analisis Proses Pembelajaran Matematika Pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Slow Learner,Vol: ISSN: 2086-2334
Budiyanto, Pengantar Pendidikan Inklusif Berbasis Budaya Lokal. Jakarta: Prenada media grup
Fajar Indra Septiapa, dkk,”Identifikasi Pengaruh Minat Belajar Dengan Hasil Belajar Tematik Siswa Slow Learner Di SD Inkslusi Kota Bandung”, Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, Vol. 3, No. 3
Han Sela Ningsih, dkk. “Analisis Kesulitan Guru Dalam Menerapkan Pembelajaran Saintifik Pada Mata Pelajaran IPS Di SMP Negri Kota Palembang” Jurnal Profit Vol. 3, No.2
Hardani dkk, “Metode Penelitian”.
Hasmiana Hasan,”Kendala Yang Dihadapi Guru Dalam Proses Belajar Mengajar Matematika Di SD Negri Gani Kabupaten Aceh Besar”, Jurnal Pesona Dasar, Vol. 01, No. 04.
Hanzah & Nurdin Mohamad, ”Belajar Dengan Pendekatan PAILKEM”. Jakarta: Bumi Aksara
Heni Mularsih, “Pembelajaran Individual Dengan Menggunakan Modul”, Jurnal Akademika Vol. 9, No.1
Husaini Usman, Metodologi Penelitian Sosial, Jakarta: Bumi Aksara
Imam Gunawan, Metode Penelitian Kulitatif Teori dan Praktik, Jakarta: PT. Bumi Aksara
Ipon Nonitasari, “Strategi Pembelajaran Guru Terhadap Siswa Lamban Belajar (Slow Learner) dalam Pembelajaran Tematik (Studi Kasus Di SDN 006 Kampung IV Tarakan, Kalimantan Utara)”, Jurnal Bahasa, Seni dan Pengajaran, Vol. 04, No. 2
Isa Mulia Insani “Implementasi Pembelajaran Quran Hadist Pada Anak Berkebutuhan Khusus Down Syndrom dan Slow Learner Di Madrasah Inklusi MI Terpadu Ar Roihan Lawangan”. Skripsi
Lexy J Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya
M. Farhan Hariadi & Nurlena, “Efektifitas Bimbingan Belajar Siswa Yang Mengalami Kesulitan Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SDN Nanggulan Magworarjo,” Jurnal PGMI, Vol 11. No, 1
M. Agung Rokhiawan dkk, “Pengembangan Modul Pembelajaran Sains Berbasis Integrasi Islam Sains Untuk Peserta Didik Difabel Netra MI/SD Kelas 5 Semester 2 Materi Pokok Bumi Dan Alam
Mubiar Agustin, Permasalahan Belajar dan Inovasi Pembelajaran Panduan anak Guru, Konselor, Psikologi, Orang Tua, dan Tenaga Kependidikan. Bandung: PT Refika Aditama
Muhammad Hairu Saleh, dkk, “Pembelajaran Matematika Pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tipe Slow Learner”, Jurnal Pendidikan Matematika, Vol.3, No.2
M. Ngalim Purwanto, “Psikologi Pendidikan”. Bandung: Remaja Rosda Karya
Moh Nazir, Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia
Muhammad Julkifli (2019) “Strategi Guru Mengelola Kelas Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Pada Anak Lamban Belajar”. Malang: Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim. Skripsi
Muhibbin Syah, “Psikologi Belajar”, Jakarta: Raja Grafindo Persada
Muhammad Yaumi, “Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran”, Jakarta: Kencana
Moleong,”Metodelogi Penelitian Kualitatif”, Bandung: Rosda
Mulyadi, Diagnosis Kesulitan Belajar dan Bimbingan Terhadap Kesulitan Belajar. Yogyakarta: Nuha Litera
Mulyasa, “Manajem Pendidikan Karakter”. Jakarta: Bumi Aksara
Nani dan Amir, Pendidikan ABK Lamban Belajar (Slow Learner) Jakarta: Luxima
Nurhidayah Eko Budi Utami “ Layanan Guru Kelas Bagi Siawa Slow Learner Di Sekolah Inklusi (SDN Bangunrejo 2 Yogyakarta)”. Skripsi
Nurul Hidayati Rofiah, “Penerapan Metode Pembelajaran Peserta Didik Slow Learner (Studi Kasus Di Sekolah Dasar Inklusi Wirosaban Yogyakarta)”, Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, Vol. 2, No.1
Nurhidayah Eko Budi Utami, “Layanan Guru Kelas Bagi Siswa Slow Learner Di Sekolah Inklusi (SDN Bangunrejo 2 Yogyakarta)”. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, Vol. 10, No. 02
Omar hamalik, “Prosfesionalisasi Tenaga Kependidikan”. Bandung: Angkasa
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005
Purwati Ningtyas, “Strategi Pembelajaran Anak Lamban Belajar (Slow Learnes)”. Skripsi S1 Fakultas Ilmu Pendidikan, UIN Malang.
Pitadjeg, “Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan”, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Rober K. Yin, Study Kasus: Desain dan Metode, Jakarta: Rajawali Pres
Sumadi Suryabrata, Metode Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo Persada
Suryana Dadan, “Pendidikan Anak Usia Dini Stimulasi dan Aspek Perkembangan Anak”. Jakarta: Kencana
Sugiyono , Metode Penelitian Pendidikan Bandung: Alfabeta
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, (Kuantitatif, Kualitatif dan R & D), Bandung: Alfabeta
Syaiful Bahri Djamarah, “Psikologi Belajar”. Jakarta: Reneka Cipta
Wachyu Amelia, “Karakteristik dan Jenis Kesulitan Belajar Anak Slow Learner”, Jurnal Ilmu Kesehatan Aisyah, Vol. 1, No. 2
Wina Sanjaya, “Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan”. Jakata: Kencana Prenda Media
Yatim Riyanto, “Paradigma Baru Pembelajaran”. Jakarta: Kencana
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Walada: Journal of Primary Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

