Profil Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas II Sekolah Dasar

Authors

  • Timarwah Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Yunika Afryaningsih Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Iir Nikmatul Fathonah Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat

DOI:

https://doi.org/10.61798/ijt.v3i3.1274

Keywords:

Profil Kesulitan Membaca; Membaca Permulaan; Siswa Kelas II; Sekolah Dasar

Abstract

Latar Belakang: Kesulitan membaca merupakan persoalan umum pada siswa sekolah dasar yang sering kurang mendapat perhatian, khususnya pada kemampuan membaca permulaan; di salah satu sekolah dasar, tujuh dari dua puluh dua siswa kelas II teridentifikasi masih mengalami kesulitan membaca permulaan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan wawancara dengan guru kelas, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan), dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa kesulitan membaca siswa terbagi ke dalam empat profil, yaitu ketidaklancaran membaca yang ditandai dengan mengeja dan pengulangan; banyak kesalahan membaca seperti penghilangan, penambahan, penggantian, atau pembalikan huruf maupun suku kata; kesulitan membedakan huruf yang bentuknya hampir mirip (misalnya b–d, p–q, m–n); serta kesalahan pelafalan kata atau simbol bunyi. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal (rendahnya minat dan motivasi membaca) serta faktor eksternal (kurangnya pendampingan orang tua dan latihan membaca di rumah). Implikasi: Temuan ini menjadi dasar bagi guru dan orang tua dalam merancang strategi pembelajaran remedial serta memperkuat pendampingan membaca di rumah untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.

References

Abdurrahman, M. (2012). Anak berkesulitan belajar: Teori, diagnosis, dan remediasinya. Rineka Cipta.

Anjani, D. A., Chandra, D., & Wakih, A. A. (2023). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri Rawa. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 45–53.

Apriliana, N. (2020). Analisis kesulitan membaca pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 7(1), 54–62.

Muammar. (2020). Membaca permulaan di sekolah dasar. Sanabil.

Nurhayati. (2019). Konsep membaca permulaan bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 129–136.

Sharfina, V. I., & Rigianti, H. A. (2023). Analisis kesulitan membaca permulaan pada siswa SD kelas rendah SDN II Pejawaran. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 22–30.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Yani, A. (2019). Kesulitan membaca permulaan pada anak usia dini dalam perspektif analisis reading readiness. Mimbar Pendidikan, 4(2), 97–108.

Downloads

Published

2026-09-16

How to Cite

Timarwah, Afryaningsih, Y., & Fathonah, I. N. (2026). Profil Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas II Sekolah Dasar. International Journal of Teaching, 3(3), 215–220. https://doi.org/10.61798/ijt.v3i3.1274