Persepsi Guru Kelas Rendah Terhadap Penerapan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar

Authors

  • Fitriani Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Yunika Afryaningsih Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Salman Alfarisi Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat

DOI:

https://doi.org/10.61798/ijt.v3i3.1259

Keywords:

Persepsi Guru, Pembelajaran Mendalam, Kelas Rendah, Sekolah Dasar

Abstract

Latar Belakang: Penerapan pembelajaran mendalam di sekolah dasar belum merata, terutama pada kelas rendah, karena praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan belajar, dan pemanfaatan teknologi digital guru sangat menentukan kebermaknaan proses belajar peserta didik. Penelitian ini mendeskripsikan persepsi guru kelas rendah dalam menerapkan pembelajaran mendalam di SDN 51 Sungai Raya, Kalimantan Barat. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan enam guru kelas rendah sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil: Seluruh guru menunjukkan persepsi positif terhadap pembelajaran mendalam. Guru mengaitkan materi dengan pengalaman nyata peserta didik, membangun suasana yang mendorong keberanian berpendapat, serta memanfaatkan video dan gambar sebagai media utama. Namun, dimensi virtual belum optimal akibat keterbatasan akses internet, dan sebagian guru masih terbatas dalam penguasaan teknologi. Implikasi: Persepsi positif guru saja belum cukup menjamin pemerataan implementasi; diperlukan pelatihan berkelanjutan, pendampingan profesional, dan perbaikan infrastruktur agar pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan dapat terwujud bagi peserta didik kelas rendah.

References

Amrullah, M. K., Sarohmad, & Ilma'nun, L. (2025). Deep learning: Pendekatan baru dalam belajar dan pembelajaran. PT Literasi Nusantara Abadi Grup.

Anwar, M. (2025). Kerangka konseptual pembelajaran mendalam (deep learning) dan implementasinya dalam pendidikan di Indonesia. Tafhim Al-'Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 17(1), 69–96.

Hafidhii, N. M. (2024). Persepsi guru sekolah dasar terhadap implementasi pembelajaran terpadu dalam Kurikulum Merdeka. JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(2), 740–750.

Jayanti, F., & Arista, N. T. (2018). Persepsi mahasiswa terhadap pelayanan Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura. Kompetensi, 12(2), 205–223.

Kemdikdasmen. (2025). Pembelajaran mendalam garis besar: Implementasi pembelajaran mendalam dalam rangka mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=sL9jFWXnfAs

Komara, R., Widyamahati, T., Sahara, & Novita, L. (2026). Pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pendidikan dasar: A systematic literature review terhadap pemahaman konseptual, HOTS, dan kualitas pembelajaran. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 9(3), 3066–3071.

Mahardika, Y., & Jaya, C. A. (2025). Persepsi guru terhadap implementasi deep learning sebagai pembelajaran berbasis pemahaman konseptual di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1123–1139.

Mandasari, N. A., Puri, A., & Hapsari, A. D. (2025). Pendekatan pembelajaran deep learning sebagai upaya peningkatan hasil belajar IPAS di sekolah dasar. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 8(2), 218–225.

Maulana, M. R., Suriansyah, A., Mulya, A., & Harsono, B. (2025). Implementasi pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) pada siswa kelas rendah sekolah dasar. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(3), 473–486.

Mere, K. (2025). Persepsi guru dan siswa terhadap implementasi pendekatan deep learning dalam proses pembelajaran di SMA. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 6(3), 1346–1352.

Mujtahid, Assidiqi, A. H., & Sadiyah, D. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar sebagai penguatan Kurikulum Merdeka. PEDASUD: Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Usia Dini, 2(2), 31–37.

Nisa, A. H., Hasna, H., Yarni, L., Islam, U., Sjech, N., & Djambek, M. D. (2023). Persepsi pendahuluan metode. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(4), 213–226.

Panca, I. G., & Parisu, C. Z. L. (2025). Implementasi pendekatan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education (JHUSE), 1(7), 32–43.

Putri, A., Dewi, S., & Hidayat, M. T. (2022). Persepsi guru sekolah dasar tentang pengajaran yang efektif. Jurnal Basicedu, 6(3), 4367–4373.

Saputra, D. W., & Hadi, M. S. (2022). Persepsi guru sekolah dasar Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu tentang Kurikulum Merdeka. Holistika: Jurnal Ilmiah PGSD, 6(1), 28–33.

Sari, U. P., Apriansyah, D., Sari, A. P., & Salsabila, N. S. (2024). Persepsi guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka dengan pembelajaran PAI dan Budi Pekerti. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 2(2), 301–318.

Setiani, D., Asrori, M. A. R., & Dirgantoro, A. (2025). Persepsi guru penggerak terhadap pendekatan deep learning dalam transformasi pembelajaran. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 241–251.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-19). Alfabeta.

Suyanto, & Jihad, A. (2025). Prinsip dan implementasi pembelajaran mendalam: Pengetahuan praktis untuk guru, kepala sekolah, dan pengawas. Erlangga.

Wijayanto, N. (2025). Deep learning: Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis melalui pembelajaran yang mendalam. Mili Creative.

Wiratama, R., Noruzzaini, A., & Yonisa, T. (2025). Eksplorasi persepsi guru terhadap pembelajaran mendalam (deep learning approach) di Madrasah Ibtidaiyah: Studi deskriptif kualitatif. Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Education Journal, 6(2), 9–17. https://doi.org/10.29303/01q8mt65

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Fitriani, Yunika Afryaningsih, & Salman Alfarisi. (2026). Persepsi Guru Kelas Rendah Terhadap Penerapan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar. International Journal of Teaching, 3(3). https://doi.org/10.61798/ijt.v3i3.1259