PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING PADA ANAK SEKOLAH SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG AMAN DAN NYAMAN

Authors

  • Muchtar Dauri Parlaungan Siregar Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Taufik Hidayat Harahap Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Aisah Siregar Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Alya Arisya Batubara Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Hotri Yati Siregar Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Salsa Nabila Harahap Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Diah Admawiyah Harahap Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Puspa Sari Siregar Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Diah Nanda Amelia Siregar Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Aysah Ramadani Siregar Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Ummul Mawaddah Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
  • Ayathollah Khomeni Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

DOI:

https://doi.org/10.61798/alaina.v3i2.1199

Keywords:

Bullying, pencegahan perundungan, siswa sekolah dasar, lingkungan belajar

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengganggu terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik sekolah dasar. Perilaku tersebut dapat berbentuk kekerasan fisik, verbal, sosial, maupun tindakan lain yang menyebabkan korban merasa takut, tertekan, atau tidak dihargai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik mengenai perilaku bullying serta mendorong terbentuknya interaksi sosial yang positif di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SDN 100308 Panompuan, Desa Panompuan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan sasaran peserta didik sekolah dasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, identifikasi kasus, dan simulasi sederhana mengenai pencegahan bullying. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan terhadap keterlibatan peserta dan respons peserta didik terhadap materi serta kasus yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik memberikan respons positif dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik dalam mengenali pengertian, bentuk, dampak, serta tindakan yang tepat untuk mencegah bullying. Peserta didik juga diarahkan untuk mengembangkan sikap saling menghargai, empati, kepedulian, dan keberanian melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi pencegahan bullying dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman. Keberlanjutan program melalui pembiasaan perilaku positif dan keterlibatan seluruh warga sekolah diperlukan agar upaya pencegahan bullying dapat berlangsung secara konsisten.

 

Downloads

Published

2026-07-30