Hubungan Keseimbangan Statis dengan Hasil Tendangan AP Chagi Pada Siswa Yang Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Taekwondo di SMA PGRI 1 Palembang
DOI:
https://doi.org/10.61798/pok.v2i2.427Keywords:
Keseimbangan Statis, Tendangan Ap Chagi, Bela Diri TaekwondoAbstract
Keseimbangan statis merupakan salah satu komponen kondisi fisik yang berperan penting dalam menunjang efektivitas teknik tendangan pada cabang olahraga taekwondo, khususnya tendangan ap chagi. Namun, hubungan antara keseimbangan statis dan hasil tendangan ap chagi belum banyak dikaji secara empiris pada tingkat pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan statis dengan hasil tendangan ap chagi pada siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler taekwondo di SMA PGRI 1 Palembang tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa peserta ekstrakurikuler taekwondo di SMA PGRI 1 Palembang tahun 2015 yang berjumlah 23 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keseimbangan statis dan tes hasil tendangan ap chagi. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment untuk mengetahui keeratan hubungan, serta uji signifikansi menggunakan uji t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan statis dengan hasil tendangan ap chagi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa keseimbangan statis memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas hasil tendangan ap chagi pada siswa peserta ekstrakurikuler taekwondo di SMA PGRI 1 Palembang tahun 2015.
References
Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Giriwijoyo. 2005. Manusia dan Olahraga. Bandung: Angkasa.
Halim, Nur Ichsan. 2011. Tes dan Pengukuran Kesegaran Jasmani. Universitas Negeri Makasar: Gedung BP 101 Kampus UNM Gunungsari Baru.
Hidayat, T., Munandar, R. A., Faisal, F., & Arman, A. (2025). Pengembangan Alat Latihan Jumping Smash Bulutangkis Berbasis Teknologi Machine pada Atlet Kabupaten Bima . Jurnal Porkes, 8(3), 1321–1332. https://doi.org/10.29408/porkes.v8i3.32106
Irhas F.L, Edi. 2010. Panduan Lengkap Belajar Taekwondo. Bogor: PT. Regina Eka Utama.
Ismayati. 2008. Tes dan Pengukuran Olahraga. Universitas Sebelas Maret Surakarta: Lembaga Pengembangan Pendidikan dan UPT Penerbitan dan Percetakan UNS.
Lubis, Johansyah. 2014. Pencak Silat Panduan Praktis. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Munandar, R. A., Hidayat, T., Zen, M. Z., & Faisal, F. (2025). Pengembangan Buku Ajar Tenis Meja dengan Metode Multiball Mpa’a Kacaru. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 6(2), 136-145.
Sajoto. 1995. Peningkatan dan Pembinaan kekuatan kondisi fisik. Jakarta: Depdikbud.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suryadi, V. Yoyok. 2002.Taekwondo Poomse Tae Geuk. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Tim Penyusun. 2015. Pedoman Penulisan Skripsi. Palembang.
Widiastuti. 2011. Tes dan Pengukuran Olahraga. Jakarta: PT Bumi Timur Jaya.
http://id.wikipedia.org/wiki/Taekwondo, di akses tanggal 7 april 2015
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadalis Sholah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

