Analisis Kesulitan Belajar PJOK Pada Siswa Tunarungu di SLB Negeri Rokan Hulu
DOI:
https://doi.org/10.61798/pok.v1i1.182Keywords:
Kesulitan belajar, PJOK, TunarunguAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran seberapa besar kesulitan belajar PJOK siswa tunarungu di SLB Negeri Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskripif kuantitatif dengan metode servie. Penelitian ini di lakukan SLB Negeri Rokan Hulu. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 122 siswa dengan sampel 23 siswa tunarungu yang bersekolah di SLB Negeri Rokan Hulu. Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan dengan memberikan koesioner kepada siswa tunarungu di SLB Negeri Rokan Hulu. Instumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan koesioner atau angket tentang kesulitan belajar PJOK yang telah diuji validitas dan reliabilitas.Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan di sekolah SLB Negeri Rokan Hulu menunjukan bahwa tingkat kesulitan siswa tunarungu dalam mengikuti pembelajaran PJOK diperoleh 2 orang (9%) berada dikategori sangat rendah, 4 orang (17%) berada dikategori rendah, 2 orang (9%) berada dikategori cukup, sedangkan untuk kategori sedang 6 orang (26%) , untuk kategori tinggi 8 orang (35 %) dan untuk dikategori sangat tinggi 1 orang (4%). Hasil analisis kesulitan belajar PJOK pada siswa tunarungu di SLB Negeri Rokan Hulu dapat diambil kesimpulan, bahwasanya tingkat kesulitan belajar siswa tunarungu di SLB Negeri Rokan Hulu kategori tinggi 8 orang dengan presentase 35 %.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

